Info kesehatan

Info kesehatan
health blog tradisi indonesia

​8 Efek Negatif dari Minuman Berenergi, Jangan Konsumsi Terus Menerus, ini akibatnya.?


Sesuai namanya, minuman berenergi adalah minuman yang dikhususkan untuk menambah energi seseorang. Minuman berenergi banyak mengandung kafein dan umumnya diminum oleh para pekerja keras, seperti kuli atau mereka yang bekerja dengan jam kerja tinggi dan beraktivitas di malam hari. Minuman berenergi juga umum dikonsumsi sebagai minuman di kala berolahraga.
Tampak baik memang, namun konsumsi berlebihan minuman berenergi ternyata mampu menimbulkan efek samping yang jarang di ketahui dan cukup parah. Bukan saja membuat efek-efek seperti minum kopi, minuman berenergi juga bisa memberikan penyakit kronis. Berikut ini adalah efek-efek negatif yang bisa didapatkan jika tidak mengontrol konsumsi minuman berenergi.

1. Menyebabkan gagal jantung

Journal of Amino Acids menuliskan para peminum minuman energi memiliki risiko yang sangat besar untuk gagal jantung dikarenakan minuman tersebut memaksa jantung untuk berkontraksi. Tidak hanya untuk orang tua, kondisi ini mungkin terjadi bagi anak muda. Sebuah studi bahkan merekomendasikan bagi remaja untuk mengonsumsi minuman berenergi tidak lebih dari 250 ml per hari.

2. Sakit kepala dan migrain

Dikarenakan mengandung kafein, minuman berenergi dapat membuatmu merasakan sakit kepala, khususnya bagi mereka yang tidak pernah mengonsumsi kafein. Namanya adalah gejala penarikan kafein, selain sakit kepala kamu juga bisa susah berkonsentrasi dan berpikir.

3. Meningkatkan kecemasan

Penderita gangguan kecemasan tidak disarankan untuk mengonsumsi minuman berenergi karena bisa menambah kecemasannya. Berdasarkan salah satu hasil riset researchgate.net, kecemasan ini juga bisa diikuti dengan gejala berikut:
Marah, kebingungan, depresi, lapar, mual hingga kelelahan.

4. Insomnia

Dengan kondisi jantung yang dipompa terus, itu membuatmu terus aktif dan tidak merasa mengantuk. Ini hal bagus jika memang bertujuan untuk membuat kamu terbangun dan mengerjakan sesuatu. Tetapi jika disalahgunakan, yang terjadi adalah sebaliknya. Insomnia berkelanjutan mengganggu fungsi otak, membuat kamu lebih susah beraktivitas.

5. Kecanduan

Komponen kafein mampu memberikan kecanduan bagi penggunanya. Hal ini dapat berujung ke kondisi ketergantungan hingga membebani finansial yang dipergunakan untuk membeli minuman berenergi tiap hari.

6. Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi sudah memberikan risiko bagi tubuh untuk mendapatkan stroke serta masalah lain. Hal itu bisa diperparah dengan konsumsi minuman berenergi. Data dari Mayo Clinic menunjukkan jika kenaikan akibat konsumsi minuman berenergi mencapai 6,4 persen.

7. Overdosis

Niacin atau vitamin B3 banyak terkandung dalam minuman berenergi. Berlebihan mengonsumsi minuman berenergi mampu memberikan overdosis pada tubuh.
Gejalanya meliputi kulit merah, pusing, detak jantung yang cepat, muntah-muntah, gatal, asam urat hingga diare. Sebagai tambahan British Journal of Medicine memberikan sebuah riset yang menunjukkan jika seseorang menderita hepatitis karena keracunan B3.

8. Stres

Dibarengi dengan kondisi lain, stres seseorang dapat memuncak dengan minuman berenergi ini. Mayo Clinic mendapatkan fakta jika 240 mg minuman berenergi bisa meningkatkan hormon norepinephrine hingga 74 persen. Jika dibandingkan dengan efek Placebo yang hanya dapat meningkatkan hingga 31 persen, hal ini mengindikasikan jika minuman berenergi berpotensi meningkatkan dua kali lipat stres.
Memang benar minuman berenergi membuatmu mendapatkan energi sepanjang hari, namun itu hanya memforsir tubuh dan bisa menjadikannya rusak. Tubuh tetap perlu istirahat untuk memulihkan energi. Pikirkan baik-baik kapan sebaiknya kamu minum minuman energi dan tetap kontrol untuk masalah jumlahnya.


Sumber;idntimes

0 Response to "​8 Efek Negatif dari Minuman Berenergi, Jangan Konsumsi Terus Menerus, ini akibatnya.?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel