Ads 720 x 90

8 Langkah Pertolongan Pertama Serangan Jantung

Serangan jantung adalah kondisi darurat medis yang harus segera mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. Pertolongan pertama serangan jantung perlu dilakukan agar kondisi tidak semakin memburuk.
Berdasarkan data yang dilansir WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), diperkirakan 17,9 juta orang meninggal karena penyakit jantung di tahun 2016, atau sekitar 31% dari semua kematian di dunia. Sekitar 85% kematian disebabkan oleh serangan jantung dan stroke. Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui pertolongan pertama pada serangan jantung.

Bertindak cepat saat seseorang mengalami gejala serangan jantung secara tiba-tiba akan sangat membantu dan meningkatkan peluang untuk bertahan hidup. Karena setiap detik sangat berharga dalam hidup seseorang.

Berikut pertolongan pertama pada serangan jantung yang dapat segera Anda lakukan:

1. Istirahatkan

Jika seseorang di dekat Anda menunjukkan gejala serangan jantung mendadak. Jangan biarkan ia berbaring, terutama jika memiliki masalah pernapasan. Mintalah ia setengah duduk dan tekuk lutut.

Letakkanlah bantal atau handuk gulung di bawah lutut untuk menopang bagian belakang. Kemudian longgarkan pakaian terutama di leher dan dan ikat pinggang.

2. Tetap Tenang

Tetap rileks dan periksa respons orang tersebut dengan cara memanggilnya. Tetaplah berbicara padanya untuk melihat apakah orang tersebut mampu merespons Anda.

3. Lakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP)

Mulailah dengan melakukan resusitasi jantung paru (RJP) jika ia tidak sadar dan tidak bernapas. RJP atau CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) berfungsi untuk membuka kembali jalan napas yang  akan menjaga sirkulasi darah ke otak dan organ lainnya.

Penanganan pertama serangan jantung ini dapat dihentikan jika ia mulai bernapas, atau bila layanan medis darurat tiba dan mengambil alih situasi.

4. Berikan Aspirin

Saat masih sadar, berikan aspirin dalam dosis normal (325 miligram) jika ada dan ia tidak alergi obat ini atau sudah pernah mengonsumsinya. Pemberian aspirin dapat memperlambat pembekuan darah.

5. Menggunakan Nitrogliserin

Bila merasa mengalami serangan jantung dan dokter sebelumnya telah meresepkan nitrogliserin, gunakanlah sesuai petunjuk. Caranya letakan obat di bawah lidah.

Ingat! Jangan mengonsumsi nitrogliserin orang lain, karena dosis yang berbeda dan ini bisa memperburuk kondisi.

6. Cari Bantuan Medis

Jika gejala serangan jantung tidak segera membaik setelah diberi pertolongan pertama serangan jantung, segera hubungi tenaga medis di nomor 118 dan 119, yang siap siaga selama 24 jam.

7. Menggunakan AED (Automatic External Defibrillator)

Bila tidak sadarkan diri, gunakanlah AED jika ada di dekat Anda. Biasanya AED tersedia di tempat kerja, mal, bandara, hotel dan sekolah. Jika tersedia, segera gunakan dan ikuti petunjuk perangkat untuk menggunakannya.

AED adalah alat untuk mengirimkan sengatan listrik melalui dada ke jantung. Pengiriman shock ke dinding dada dapat mengembalikan irama jantung ke status 0 sehingga jantung secara mandiri akan berdetak normal lagi.

8. Temani Sampai Pertolongan Tiba

Tetap berada di dekat orang yang mengalami serangan jantung hingga bantuan medis tiba untuk segera di bawa ke unit gawat darurat (UGD).

Nah itulah beberapa cara di atas, cara penanganan pertolongan pertama pada penderita serangan jantung.
Jadi tidak usah panik apabila ada teman atau yang sedang berada di dekat anda mengalami serangan jantung secara mendadak.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter